Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan penghitungan intensif terkait total kerugian akibat bencana banjir yang menerjang wilayahnya baru-baru ini. Banjir terparah tercatat berdampak pada sebanyak 216 titik banjir tersebar di 55 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bekasi, yang terjadi enam hari lalu, Sabtu (24/1).
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan bahwa meski angka pasti masih dalam proses penghitungan, besaran kerugian diprediksi sangat signifikan.
”Kalau ditanya taksiran kerugian, ya mungkin miliaran kali ya. Sedang kami hitung karena kita masih proses. Jadi ada 55 desa yang terdampak banjir dengan total 216 titik banjir,” ucap Asep.
Terkait dengan banyaknya keluhan masyarakat, Asep menegaskan bahwa pintu kantornya selalu terbuka untuk dialog. Ia meminta warga maupun pihak pengembang untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi secara langsung.
”Kami ini terbuka. Langsung saja ke kantor saya, saya juga ada tiap hari. Ya kalau saya tidak dinas di luar, ya pasti saya ada di kantor,” tutup Asep. (Tim Media)


