Kenakalan remaja masih saja terjadi di kalangan masyarakat. Bahkan, sering menjadi tawuran hingga menyebabkan korban.
Jika Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi mempunyai program pelajar nakal masuk barak untuk dididik TNI, di Kabupaten Bekasi, pemerintah setempat memberikan perhatian terkait kenakalan remaja, khususnya tawuran yang meresahkan masyarakat.
Seperti terjadi belakangan di wilayah Kecamatan Cikarang Timur, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memberikan perhatian serius. Sebab tawuran tersebut hingga mengakibatkan satu orang meninggal.
“Bagi pelaku tawuran, apalagi sampai ada yang korban jiwa, siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ambil peduli siapa pun yang melakukan kriminal, Pemda mendukung penuh agar aparat kepolisian menindak tegas,” kata Ade usai mengikuti kegiatan di Polres Metro Bekasi, kemarin.
Tindakan tegas harus diambil dengan tujuan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum akan mengambil langkah tegas dan sistematis untuk menekan angka kekerasan di kalangan remaja,” tegasnya
Dinas terkait akan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelaku kenakalan remaja dan tawuran.
“Pemerintah daerah pasti tidak tinggal diam, karena ini menyangkut keselamatan generasi muda dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Ia juga meninta agar para camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat serta para ulama memberikan arahan kepada para masyarakat untuk tidak melangar aturan apalagi berbuat kriminal dan menyebabkan gangguan keamanan di tengah masyarakat. (tim media)


