Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan tahun anggaran 2027. Dalam Musrenbang tersebut, tiga sektor menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bekasi. Di antaranya infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkap, skema pembangunan akan diawali dengan pemetaan titik-titik di setiap desa. Asep menyebut langkah strategis ini merupakan arahan dari pemerintah pusat dan provinsi guna memastikan standar pelayanan publik dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kami akan rapatkan skala prioritas di setiap desa. Jangan sampai ada desa yang tidak tersentuh pembangunan,” ucap Asep.
Pada Musrenbang di tingkat desa/keluarahan, setidaknya terdapat 5.814 usulan. Kemudian setelah disinkronisasi dengan Musrenbang tingkat kecamatan hingga perangkat daerah bersama DPRD menghasilkan 6.209 usulan. Asep menekankan bahwa setiap kegiatan yang diusulkan wajib memiliki manfaat yang langsung kepada masyarakat.
“Perencanaan harus berdasarkan data yang valid agar pelaksanaan dan pengawasannya berjalan optimal,” pungkasnya. (Tim Media)


