Sepanjang tahun 2025, Kantor Cabang Pembantu Cabangbungin mendata, terdapat 9 pemasangan baru sambungan langganan dan 1 pemasangan kembali. Total, saat ini sebanyak 1.556 SL yang meliputi wilayah pelayanan air bersih di Kecamatan Cabangbungin dan Kecamatan Muaragembong.
“Target kami menambah 100 SL tahun kemarin, tidak tercapai,” kata Kepala KCP Cabangbungin Yana Mulyana, pada Senin (12/1/2026).
Dia menjelaskan, kendala yang dihadapi lebih kepada persoalan teknis, yakni jaringan pipa yang masih memiliki diameter terlalu kecil.
“Pendistribusian air ke wilayah Muaragembong tidak maksimal dikarenakan jangkauan pipanisasi yang ada, masih pipa lama dan diameter kecil,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dengan kapasitas IPA mencapai 100 liter per detik dirasa masih dapat mencukupi kebutuhan air bersih para pelanggan.
“Kami mengusulkan agar jaringan pipa yang lama, diharapkan dapat diganti dengan diameter yang lebih besar,” imbuhnya.
Selain itu, kata dia, tarif pemasangan baru yang dinilai cukup memberatkan warga, khususnya di desa-desa terpencil Cabangbungin dan Muaragembong. Solusinya, dengan menerbitkan kebijakan tarif murah untuk pemasangan baru khususnya di daerah pelosok.
Hal ini berbeda dengan tarif pemasangan baru di wilayah perkotaan yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,3 jutaan. Karena daya beli masyarakat di wilayah pelosok berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan.
“Bisa melalui skema subsidi silang atau CSR perusahaan,” imbuhnya. (tim media)


