SDM Berkualitas, Menentukan Pelayanan yang Terbaik

Oleh: Ruslan Abd. Gani

Guna memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat, Sumber Daya Manusia merupakan kunci utama. Jika SDM berkualitas, akan semakin menentukan kualitas pelayanan publik yang efektif dan transparan, hingga tercipta pelayanan yang prima.

Dalam manajemen, SDM pelayanan publik sektor sektor swasta berfokus pada pemenuhan pelayanan yang mendapat keuntungan secara finansial. Pelayanan yang baik akan membangun kepercayaan masyarakat umum.

Dengan demikian, elemen penting SDM dalam pelayanan publik dituntut memiliki keahlian teknis serta pemahaman mendalam tentang tugasnya agar pelayanan berjalan cepat dan tepat.

Kemudian, pemberi atau petugas pelayanan mempunyai integritas dan empati yang harus menjunjung tinggi kejujuran. Juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Pada kesempatan kali ini, penulis menyampaikan sebuah catatan secara umum tentang kualitas SDM meneguhkan pelayanan yang baik.

Topik ini menarik karena berkaitan dengan pelayanan yang bersentuhan secara langsung pada masyarakat. Dalam hal ini, ujung tombak pelayanan adalah bergantung pada kualitas SDM yang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat atau pelanggan.

Dengan demikian, pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh standar operasional, fasilitas yang tersedia. Tetapi memahami prosedur yang benar, menyampaikan informasi dengan jelas, menangani keluhan secara bijaksana, dan memberikan solusi yang tepat.

Maka untuk itu, SDM dituntut memiliki kompetensi, integritas, kemampuan komunikasi, empati, dan sikap profesional akan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah.

Oleh karenanya, kualitas SDM berpengaruh positif terhadap kualitas layanan, kinerja organisasi, dan kepercayaan masyarakat/pelanggan.

Dalam perspektif ke depan, kualitas SDM diharapkan lahir dan berproses mulai dari rekrutmen yang sistematis dan pelatihan yang berkelanjutan untuk pengembangan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Adapun arti kualitas SDM berarti mutu, tingkat kemampuan SDM dalam menjalankan tugas dan memberikan kontribusi.

Kualitas SDM, dimaknai bahwa SDM

  • Memiliki pengetahuan dan keterampilan.
  • Mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
  • Bertanggung jawab dan disiplin.
  • Mampu bekerja sama.
  • Memiliki kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah.
  • Terus mau belajar dan mengembangkan diri.

Nilai Dasar
Dari gambaran arti tersebut di atas, di mana pelayanan yang baik dan kualitas SDM, mengandung nilai dasar, yakni :

  • Berbasis kebutuhan nyata, bukan sekadar mengikuti tren.
  • Relevan dengan tugas dan target organisasi.
  • Didukung oleh pimpinan dan lingkungan kerja.
  • Potret perusahaan dalam meraih keberhasilan untuk kemajuan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Rekrutmen dan Pelatihan
Untuk melahirkan dan mengembangkan pelayanan yang baik yang ditopang oleh SDM berkualitas, membutuhkan rekrutmen. Dalam rekrutmen, melalui proses penggodokan SDM untuk mengisi lowongan pekerjaan di perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Proses rekrutmen meliputi, antara lain :

  • Identifikasi kebutuhan SDM untuk menentukan posisi dan jumlah SDM yang dibutuhkan.
  • Menyusun deskripsi pekerjaan, tanggung jawab, kualifikasi, dan persyaratan.
  • Mendata calon SDM yang berpendidikan, pengalaman, keterampilan, latar belakang.
  • Tes atau asesmen.
  • Wawancara untuk menilai kemampuan, pengalaman, dan kecocokan bidang kerja.
  • Calon SDM menerima informasi mengenai gaji, dan jadwal mulai kerja.
  • Bila diterima, calon SDM, dipersyaratkan untuk mengikuti masa orientasi kerja, proses pengenalan lingkungan kerja.

Tujuan Rekrutmen
Adapun tujuan rekrutmen, antara lain :

  1. Mendapatkan SDM terampil, berbakat.
  2. Membangun tim yang kuat, tepat, produktif.
  3. Meningkatkan kinerja, bermotivasi, dan berkomitmen.
  4. Mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan dapat mempersiapkan diri sukses di masa depan.
  5. Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dirancang secara sistematis untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan, sikap, melalui pelatihan masa orientasi, berbagai pelatihan, dan seterusnya sesuai tuntutan dan kebutuhan perusahaan.

Tujuan pelatihan antara lain:

  1. Meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan sesuai kebutuhan tugas.
  2. Membentuk sikap dan perilaku kerja yang positif, kualitas, dan produktivitas kerja.
  3. Mengurangi kesalahan dalam tugas.
  4. SDM beradaptasi dengan perubahan pekerjaan.
  5. Kemampuan bekerja sama dalam organisasi. Patut berkata sebagai bahasa simpul, bahwa pelayanan yang baik sangat bergantung pada kualitas SDM menjawab asa dan kepuasan masyarakat/pelanggan, kemajuan dan pengembangan bisnis perusahaan. Semoga.