Guna memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi tetap akan memberikan pelayanan bagi pendatang. Jadi tidak hanya warga setempat yang dilayani, tapi termasuk pasien dari luar melalui skema layanan kesehatan lintas wilayah.
Penegasan itu disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang.meminta hal ini menjadi perhatian khusus karena menyangkut kesehatan.
Asep menyampaikan, usai mengikuti rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Jawa Barat, kemarin. Rapat dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Depok.
Dalam pertemuan itu juga dibahas penguatan penurunan angka kematian ibu, penurunan stunting, layanan tenaga kerja nonformal. Termasuk kerja sama antar rumah sakit.
Para kepala daerah, saat itu juga menandatanganani perjanjian kerja sama ayanan dengan rumah sakit.
Asep menyambut baik adanya kesepakatan lintas daerah tersebut. Tujuannya memberikan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan penanganan di daerah lain.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia menyebut, penurunan prevalensi stunting serta angka kematian ibu dan balita mengalami penurunan sekitar lima persen.
Keberhasilan itu hasil kolaborasi perangkat daerah yang melibatkan Bappeda, Dinas Kesehatan, dan organisasi lainnya.
Sedangkan Direktur RSUD Kabupaten Bekasi Sri Erni mengatakan, rumah sakit daerah siap menindaklanjuti memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pasien yang berasal dari luar Kabupaten Bekasi. (tim media)


