Tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak 2026 di Kabupaten Bekasi, kemarin, tercatat 95 persen. Ini menandakan bahwa kepedulian masyarakat dalam memilih pemimpinnya di tingkat desa, sangat tinggi
“Ini baru laporan sementara. Boleh jadi lebih 95 persen karena saat ini masih dalam penghitungan suara,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Hudaya.
Minggu tanggal 20 September 2026, Pilkades dengan sistem digital dilaksanakan di 154 desa. Secara umum, pelaksanan lancar dan aman serta situasi di masyakat kondusif.
“Tingginya antusiasme masyarakat tidak terlepas dari kedekatan emosional warga dengan calon kepala desa dan sosialiasi yang selama ini sudah dilaksanakan,” kata Hudaya.
Hasil pantauan, bahkan ada warga yang bekerja di luar daerah, mereka pulang untuk menggunakan hak pilihnya.
Sempat ada kendala di TPS Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu yang terdampak angin puting beliung pukul 12.15 WIB. Namun, tidak sampai mengganggu proses penghitungan suara.
Hasil pemantauan, penerapan TPS digital secara umum berjalan baik. Inovasi tersebut terus dievaluasi dan dikembangkan untuk Pilkades ke depan yang semakin efektif dan efisien. (tim media)


