Kemarau panjang masih melanda wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jumlah masyarakat yang kesulitan air bersih terus bertambah. Setidaknya terdata 25.601 kepala keluarga atau sekitar 77.312 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih.
Guna meringankan beban masyarakat yang tedampak kesulitan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus mengoptimalkan pendistribusian air bersih di wilayah selatan Kabupaten Bekasi.
BBPD bersama Perumda Tirta Bhagasasi, PMI serta pihak swasta, telah mendistribusikan sekitar 10 juta liter air bersih.
Menurut keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi, pihaknya terus mengerahkan armada truk tangki.
Pendistribusi air bersih sempat mengalami gangguan akibat adanya kebocoran jaringan beberapa hari sebelumnya. Sebab selama ini, mobil tangki mengambil air ke instalasi Perumda Tirta Bhagasasi untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, dan Cikarang Selatan.
Dodi mengajak masyarakat maupun dunia usaha yang memiliki armada mobil tangki untuk turut berpartisipasi membantu warga Kabupaten Bekasi yang terdampak kekeringan.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi menyatakan komitmennya menyiapkan air bersih bagi masyarakat yang sangat membutuhkan pada masa kemarau ini.
“Jauh sebelumnya bahwa antara Perumda Tirta Bhagasasi dan BPBD Pemkab Bekasi sudah ada kesepakatan dan kerja sama bahwa kami sebagai perushaan milik pemerintah daerah menyediakan air bersih. Sementara yang mendistribusikan armada BPBD, karena mobil tangki kami jumlahnya terbatas,” katanya. (tim media)


