Pemkab Bekasi Catat Animo Masyarakat Berkurban Tahun 2026 Tinggi

Sebanyak 32.581 ekor hewan kurban dilaporkan laku terjual di Kabupaten Bekasi sepanjang musim menjelang Idul Adha 2026. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, kenaikan sebesar 5.430 ekor jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya menyentuh 27.151 ekor. Fenomena tingginya angka penjualan ini menjadi anomali di tengah melemahnya daya beli publik pada komoditas non-pokok akibat depresi ekonomi dan naiknya kurs dolar AS.

Ketua Tim Pengendalian Penyakit Hewan dan Penjamin Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Dewi Suryani mengungkapkan, jika dibandingkan tahun lalu, kenaikan terjadi sekitar 7,5 persen. Dari hasil tinjauannya, banyak pedagang di tingkat kecamatan yang kehabisan pasokan karena habis terjual.

“Kami mendapat info beberapa pedagang hewan kurban di Kabupaten Bekasi mereka jual habis, seperti di lapak warga Desa Cikarang Timur, 200 ekor sapi habis terjual,” ucap Dewi.

Dewi menyebut bahwa fenomena ini didorong oleh pergeseran cara warga berkurban dalam mengalokasikan uang, yakni dengan mengandalkan tabungan terencana serta skema patungan. Langkah preventif ini membuat dana ibadah mereka tidak terganggu oleh inflasi barang pokok harian.

“Rincian dari keseluruhan hewan yang dipasarkan melalui 474 titik penjualan tersebut terdiri atas domba sebanyak 12.419 ekor, diikuti sapi sebanyak 12.274 ekor, dan kambing sebanyak 7.888 ekor,” pungkasnya. (Tim Media)