Pemkab Bekasi Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Drainase

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi telah menetapkan peta jalan pembangunan infrastruktur untuk tahun anggaran 2026. Meski dihadapkan pada tantangan fluktuasi fiskal daerah, instansi ini tetap menargetkan ribuan titik pekerjaan guna memastikan konektivitas dan penanganan banjir tetap berjalan optimal.

Kepala DSDABMBK Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengungkap, terdapat lima kategori utama pekerjaan yang akan dilakukan pada tahun 2026. Di antaranya rekonstruksi jalan di 1.660 titik lokasi, pembangunan saluran drainase di 21 titik untuk meminimalisir genangan, pelebaran akses jalan di 11 lokasi, pembangunan ruas jalan di 8 titik wilayah, dan pemeliharaan aset jalan untuk menjaga kualitas aspal di 7 titik utama.

“Kami tidak sekadar membangun, namun melakukan rasionalisasi lokasi agar anggaran yang ada benar-benar menyasar ruas jalan yang mendesak untuk ditangani,” tegas Henri.

Selain itu untuk menjaga akuntabilitas dan kecepatan kerja, DSDABMBK mengadopsi skema pelaksanaan bertahap. Di mana pada triwulan I difokuskan pada penyelesaian administrasi dan persiapan teknis. Kemudian triwulan II-IV pelaksanaan fisik di lapangan sesuai ketersediaan kas daerah. Pihaknya juga tengah memaksimalkan mekanisme e-purchasing guna mempercepat penyerapan anggaran dan memulai pengerjaan lebih awal.

“Kami memprioritaskan ruas jalan yang diperlukan penanganan segera dan menyesuaikan kondisi riil di lapangan sehingga manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” tutupnya. (Tim Media)