Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Ani Gustini, kembali pimpin apel pagi. Ini yang kedua kali sebagai pembina apel di lingkungan Perumda Tirta Bhagasasi.
Saat memberikan amanat, Ani Gustini mengajak seluruh pegawai Perumda Tirta Bhagasasi untuk peduli terhadap korban banjir, khususnya di Kabupaten Bekasi.
“Dampak banjir di Kabupaten Bekasi sangat luar biasa. Kita doakan, mudah-mudahan banjir cepat surut dan cepat teratasi,” kata Ani Gustini, Rabu (21/7/2026).
Dia mengabarkan, dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi, ada 17 kecamatan dan 53 desa yang terdampak banjir. Pemkab Bekasi telah mendirikan 16 dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir.
Pemkab Bekasi juga memberikan perhatian kepada warga di tempat-tempat pengungsian, khususnya di sepanjang aliran Sungai Citarum yang tanggulnya mengalami kerusakan.
“Di sini ada peran dari Perumda Tirta Bhagasasi untuk peduli dengan masyarakat yang terdampak. Perumda Tirta Bhagasasi ada untuk masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini, kata dia, warga terdampak banjir membutuhkan air bersih, dapur umum serta makanan cepat saji.
“Kita harus peduli dengan mereka. Bukan hanya air bersih tetapi juga kepedulian kita untuk berbagi,” imbuhnya.
Ani Gustini didampingi Sekretaris Dewas Perumda Tirta Bhagasasi M. Ridwan dan Anggota Dewas Bagas Sugeng Triyanto.
Hadir juga Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi, bersama Direktur Umum Daud Husin dan Direktur Teknik Rika Nurantika.
Apel dihadiri sekitar 120 perwakilan pegawai di kantor pusat bersama para kepala bagian serta kepala cabang maupun kepala cabang pembantu.
Ketua Dewas juga mengucapkan terima kasih kepada pegawai yang telah mengikuti apel meskipun sejak pagi sudah diguyur hujan. (tim media)


