Banjir masih menjadi ncaman serius bagi sebagian besar wilayah di Kota Bekasi, Jawa Barat. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah setempat. Di antaranya, menormalisasi beberapa sungai dan saluran air.
Bahkan, di beberapa wilayah, sejak lama sudah dibangun polder atau tampungan air. Semuanya dilakukan guna mengurangi dampak banjir yang setiap tahun menjadi kegalauan warga masyarakat.
Terkait hal itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kemarin meninjau progres pembangunan polder air di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu.
Luas polder yang dibangun sekitar 6.000 meter persegi. Pembangunan itu merupakan upaya mengurangi genangan air dan potensi banjir di wilayah tersebut.
Saat kunjungan lapangan, Tri berama Ketua RW 9 meminta agar warga setempat mendukung pembangunan polder.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi sudah membebaskan beberapa lahan, termasuk sebagian lahan milik Perum Perumnas.
Diharapkan, keberadaan polder akan dapat menjawab keluhan warga terkait banjir yang sering melanda wilayah tersebut.
“Polder ini akan berfungsi menampung air hujan dan mengurangi beban banjir,” ujar Tri.
Nantinya, kawasan Polder Air Sepanjang Jaya akan dijadikan ruang publik bagi masyarakat, seperti tempat jogging trek, pedestrian, serta ruang terbuka untuk warga.
Diharapkan pengerjaan polder rampung sesuai jadwal dan dapat menanggulangi banjir kawasan Kecamatan Rawalumbu. (tim media)


