Pemkab Bekasi Catat Komoditas Hasil Pertanian Melimpah

Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menyebut stok beberapa komoditas hasil pertanian di Kabupaten Bekasi sangat melimpah, seperti bawang, cabai, dan lainnya. Kondisi itu membuat penurunan harga pada komoditas tersebut, sehingga terjadi deflasi.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Gatot Purnomo mengungkap, meski stok hasil pertanian melimpah, daya beli masyarakat tidak menurun. Dilansir Badan Pusat Statistik,deflasi Kabupaten Bekasi tercatat -4,8 persen.

“Pasokan bawang dan cabai di Pasar Induk Cibitung tercatat meningkat lebih 35 persen dibanding kondisi normal. Pasokan normal biasanya sekitar 60 ton setiap komoditas, saat ini melonjak tajam, namun permintaan tetap sama,” kata Gatot.

Di sisi lain, beberapa harga komoditas pertanian menurun, konsumsi masyarakat pada hasil industri seperti tepung terigu, gula dan minyak goreng mengalami peningkatan. Pihaknya juga menggandeng Dinas Provinsi Jawa Barat untuk menggelar Operasi Pasar Murah Bersubsidi (Opadi). Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Opadi ini akan kami fokuskan pada komoditas industri. Seperti beras yang menjadi barang pokok dan penting bagi masyarakat, khususnya ekonomi bawah. Agar tetap dapat akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tandasnya. (Tim Media)