Kesehatan, salah satu yang utama bagi setiap calon haji yang akan berangkat ibadah ke tanah suci. Terkait itu, setiap calon jemaah haji wajib melakukan vaksinasi meningitis dan polio.
Dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini ada 3.300 jemaah. Kepada mereka, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan, menggelar vaksinasi meningitis dan polio. Pelaksanaannya di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, kemarin
Dalam pelaksanaannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arif Kurnia menyebut, vaksinasi untuk melindungi kesehatan selama ibadah haji, terutama menghadapi risiko penyakit menular global. Maka, setiap calon haji dipastikan dalam kondisi prima.
Vaksin meningitis dan polio diberikan agar terhindar dari penyakit menular selama berada di Arab Saudi. Karena setiap orang memerlukan kondisi fisik yang prima.
Kesiapan fisik para jemaah harus prima dan kuat. Adapun pelaksanaan vaksinasi mulai 26 Maret hingga 1 April 2026. Setiap hari, yang divaksin antara 500 hingga 700 orang.
Setelah vaksinasi, dilakukan pemeriksaan lanjutan, di antaranya pemeriksaan kehamilan bagi jemaah perempuan usia subur menjelang keberangkatan.
Diperkirakan, pemberangkatkan haji sekitar tujuh kloter melalui Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. (tim media)


